ANALISIS KETAHANAN PANGAN INDONESIA: TANTANGAN DAN STRATEGI BERKELANJUTAN DALAM ERA TRANSFORMASI SOSIAL-EKONOMI
DOI:
https://doi.org/10.56916/jira.v4i1.1811Keywords:
Ketahanan_Pangan, Kebijakan_Pertanian, , UMKM_Pangan, Perubahan_Iklim, Digitalisasi_PertanianAbstract
Ketahanan pangan Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang meliputi disparitas akses pangan antar wilayah, degradasi sumber daya pertanian, dan dampak perubahan iklim terhadap produktivitas. Transformasi sosial-ekonomi melalui edukasi gizi, pemberdayaan UMKM, dan adaptasi teknologi menjadi strategi kritis untuk memperkuat sistem pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan pangan Indonesia dan merumuskan strategi berkelanjutan yang integratif. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintesis tematik terhadap 20 jurnal nasional yang dipublikasikan periode 2018-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edukasi gizi mampu meningkatkan pemahaman konsumsi pangan keluarga miskin, namun evaluasi dampak jangka panjang masih terbatas. UMKM berperan strategis dalam distribusi pangan perkotaan tetapi menghadapi kendala akses modal dan dukungan kebijakan. Perubahan iklim diproyeksikan menurunkan produksi padi hingga 20% pada tahun 2030, sementara kesiapan petani dalam adopsi teknologi adaptif masih rendah. Digitalisasi pertanian menunjukkan potensi dalam meningkatkan kesejahteraan petani, namun implementasinya belum merata. Integrasi kebijakan lintas sektor, penguatan kelembagaan lokal, dan pendekatan berbasis data menjadi kunci dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan dan inklusif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dety Sukmawati, Rizal Rivaldi, Dede Mahmiludin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.