Upaya Guru dalam Menangani Siswa Disleksia di SDN Sumedangan 2 Pamekasan Madura
Keywords:
Upaya Guru, Disleksia, Sekolah DasarAbstract
Siswa dengan hambatan belajar perlu diberikan perhatian maupun pendekatan khusus dalam kegiatan pembelajaran. Tidak semua guru memiliki pengetahuan yang cukup untuk menangani siswa disleksia tersebut Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan serta mengetahui upaya guru dalam menangani siswa disleksia di SDN Sumedangan 2 Pamekasan. Pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi yang merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan. Kemudian diperkuat dengan keabsahaan data menggunakan triangulasi metode. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengetahui siswa berkebutuhan khusus apa tidak dilakukan identifikasi sejak awal tahun ajaran baru melalui tes diagnostik serta pengamatan terhadap ciri-ciri fisik siswa. Kemudian melakukan strategi dengan pelaksanaan kegiatan individual khusus siswa disleksia dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa bahan ejaan dasar. Kendala yang dihadapi dari kondisi psikologis siswa yang berubah-ubah serta kurangnya pelatihan guru untuk menangani siswa disleksia. Akan tetapi, adanya dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat keberhasilan dari pelaksanaan penanganan siswa disleksia ini. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa disleksia di tingkat sekolah dasar.
References
Andani, Fidhia, dkk. (2023). Penggunaan Media Gambar dan Kartu Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Disleksia Di SD Negeri 50 Kota Bengkulu. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan 4, no 1, https://doi.org/10.55583/jkip.v4i1.628.
Asriani dan A. Hari Witono. (2023). Strategi Guru dalam Mengatasi Anak Disleksia Kelas 3 di SDN 31 Cakranegara. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Education Journal 4, no. 1, https://doi.org/10.29303/pendas.v4i1.
Astia, Meri. (2020). Analisis Faktor Penghambat Pembelajaran Membaca Permulaan di Kelas 1SD Negeri 93 Palembang. Scholastica Journal: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar dan Pendidikan Dasar 3, no. 2, https://doi.org10.31851sj.v3i1.7553. 1
Budiani, Luh dan Putrayasa. (2023). Kesulitan Membaca Kata Anak Disleksia Usia 7-12 Tahun di Sekolah Dasar. Journal of Education Action Research 7, no. 3, https://doi.org/10.23887/jear.v7i3.66560.
Fatoni, Achmad dan Ima Kurrotun Ainin. (2019). Identifikasi Siswa Disleksia Di Sekolah Dasar Negeri Inklusi Surabaya Timur. Jurnal Pendidikan Khusus 12, No. 3,
Ibu Farihah Guru Kelas IV SDN Sumedangan 2. Wawancara Langsung (17 Mei 2025).
Ibu Yarsini Kepala Sekolah SDN Sumedangan 2. Wawancara Langsung (17 Mei 2025).
Jatipramono, Athas dan Nur Amalia. (2022). Identifikasi Jenis Kesulitan Membaca Pada Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan 10, no. 2, https://doi.org10.31800jtp.kw.v10n2.p183--203.
Nazia Widya Pratiwi, Afib Rulyansah, Syamsul Ghufron, Suharmono Kasiyun. (2022). Analisis Persepsi Guru dalam menggunakan Media Powtoon sebagai Media Pembelajaran Membaca Anak Disleksia. Al-Mada: Jurnal Agama Sosial dan Budaya, 5, No. 3, https://doi.org/10.31538/almada.v5i3.2554.
Nurmajiana dan A. Hari Witono. (2024). Kesulitan Belajar Membaca Anak Disleksia Kelas IV di SDN 31 Cakranegara. Renjana Pendidikan Dasar 4, no. 1.
Prameswari, Sevi Citra dan Nataria Wahyuning Subayani. (2024). Analisis Faktor Kesulitan Membaca Sekolah Dasar. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) 7, no. 10, https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6271.
Pridasari, Fifin dan Siti Anafiah. (2020). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas 1 di SDN Demangan Yogyakarta. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke SD-an 6, no. 2, https://doi.org10.30738trihayu.v6i2.8054.
Primasari, Ika Firma Ningsih Dian dan Asep Supena. (2021). Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Disleksia dengan Metode Multisensori di Sekolah Dasar. Jurnal Bacisedu 5, no. 4, https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1055.
Priyadi, Maya Setia, dkk. (2024). Strategi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Keterampilan Baca Tulis Siswa Disleksia di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 09, no. 03, https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.19334.
Ramadhani, Novi Anita Puteri, dkk. (2024). Strategi Guru pada Penanganan Siswa Disleksia di Sekolah Dasar. Jurnal Satya Widya 40, no. 2, https://doi.org/10.24246/j.sw.2024.v40.i2.p190-201.
Sa’diyah, Halimatus, Zilfania Qathrun Nada dan Winniyatul Hasanah. Digital-Based Inclusion Strategy at Modern Islamic Boarding School. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19265.
Salsabila, Humaira Azka, dkk. (2025). Membangun Lingkungan Inklusif dalam Strategi Mendukung Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 1, https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.21982.
Supena, Asep dan Uyu Muawwamah. (2021). Penggunaan Kartu Huruf Sebagai MediaPembelajaran Membaca Anak Disleksia. Aulad: Journal on Early Childhood 4, no. 2, https://doi.org/10.31004/aulad.v4i2.120.
Ufi, Delsylia Tresnawaty, Erly Oviane Malelak dan Triati Lestari Salau. (2022). Identifikasi Disleksia Siswa Sekolah Dasar dan Peran Guru Kelas dalam Layanan Bimbingan Dan Konseling. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling 12, no. 1, http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v12i1.4434.
Yulia, Resti dan Delfi Eliza. (2022). Pengembangan Literasi Bahasa Anak Usia Dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5, no. 1, https://doi.org/10.29313/ga:jpaud.v5i1.8437.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 RESTECH : Journal of Research In Education & Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

