Tinjauan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan: Analisis Lokasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Majalengka

Authors

  • Ida Marina Universitas Majalengka
  • Sri Ayu Andayani Universitas Majalengka
  • Kosasih Sumantri Universitas Majalengka
  • Sukesi Edah Wiranti Universitas Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.56916/jira.v2i2.692

Keywords:

Subsektor Tanaman Pangan, Komoditas Basis dan Non Basis, Komoditas Unggulan

Abstract

Pengembangan komoditas potensial tanaman pangan merupakan langkah awal dalam proses Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Majalengka dengan tujuan untuk menganalisis potensi komoditas unggulan tanaman pangan dalam kurun waktu 2018-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan data primer dari 98 responden yang dipilih menggunakan metode Proposional Random Sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan beberapa alat analisis seperti Location Quotient (LQ). Hasil analisis Location Quotient (LQ) menunjukkan bahwa komoditas padi sawah, jagung, kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau merupakan komoditas basis dengan LQ > 1, sedangkan ubi kayu dan ubi jalar merupakan komoditas non-basis dengan LQ < 1. Produksi tanaman pangan di Kabupaten Majalengka, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau, mengalami fluktuasi namun memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Program Desa Mandiri Benih telah dilaksanakan untuk meningkatkan produksi padi dengan melibatkan teknologi modern dan varietas unggul baru. Produksi jagung di Kabupaten Majalengka memberikan peluang bagi petani, terutama sebagai pakan ternak. Sementara itu, produksi kedelai juga mengalami fluktuasi namun masih memiliki potensi untuk dikembangkan dengan adanya program penyediaan benih varietas unggul. Produksi kacang tanah dan kacang hijau juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Hasil analisis klasifikasi menunjukkan bahwa komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Majalengka memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama untuk komoditas basis seperti padi sawah, jagung, kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau. Sedangkan komoditas non-basis seperti ubi kayu dan ubi jalar membutuhkan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan produksi dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Marina, I., Andayani, S. A., Sumantri, K., & Wiranti, S. E. (2023). Tinjauan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan: Analisis Lokasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Majalengka. Journal of Innovation and Research in Agriculture, 2(2), 7–14. https://doi.org/10.56916/jira.v2i2.692

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)