Budaya Jawa dan Horor Indonesia: Studi Analisis Film Diambang Kematian, Satu Suro, Sewu Dino

Authors

  • Zalfa Salsabila Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Gibran Alfajr Universitas Pendidikan Indonesia
  • Shania Fauziah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Silma Salsabila Universitas Pendidikan Indonesia
  • Alia Niswatul Hamidiyyah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56916/bip.v4i2.1052

Keywords:

Budaya Jawa, Film Horor, Semiotika, Mistisisme, Representasi Budaya

Abstract

Budaya Jawa sering menjadi elemen utama dalam film horor Indonesia karena kekayaan mitos, simbolisme, dan ritual yang memberikan daya tarik mistis dan autentisitas cerita. Penelitian ini bertujuan mengungkap alasan budaya Jawa sering digunakan dalam film horor serta dampaknya terhadap citra film horor nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Analisis dilakukan dengan menonton film seperti Diambang Kematian (2023), Satu Suro (2019), dan Sewu Dino (2023) untuk mengidentifikasi representasi budaya Jawa, termasuk mitos kuno, konsep alam gaib, dan ritual tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Jawa memberikan kontribusi signifikan terhadap industri film horor di Indonesia. Mitos-mitos kuno dan simbolisme Jawa memperkaya narasi, menciptakan atmosfer menyeramkan, dan memperkuat karakter lokal film horor. Unsur-unsur seperti ritual tradisional dan konsep alam gaib menciptakan daya tarik bagi penonton lokal maupun internasional, sekaligus membangun identitas film horor Indonesia yang unik. Representasi budaya Jawa dalam film horor juga menunjukkan potensi besar budaya lokal sebagai sumber inspirasi dalam industri perfilman. Penelitian ini menegaskan bahwa eksplorasi elemen budaya, terutama budaya Jawa, mampu meningkatkan nilai artistik dan daya saing film horor Indonesia di kancah nasional dan internasional.

References

Achsani, F. (2020). Kisah Tanah Jawa: Jagad Lelembut Sebuah Novel Penguat Akidah dan Akhlak: An Amplifier Akidah and Akhlak Novel Kisah Tanah Jawa: Jagad Lelembut. Kibas Cenderawasih, 17(2), 115-130. https://kibascenderawasih.kemdikbud.go.id/index.php/kibas/article/view/245/211

Chrisnanti, R. K., & Sa'idah, Z. (2023). Analisis Nilai-Nilai Budaya Jawa Dalam Film Suzzanna Malam Jumat Kliwon (2023). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 8254-8269. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7167/5065

Ihsana, N. W., & Urfan, N. F. (2024). Mitos Kepercayaan Dalam Budaya Jawa Pada Film Primbon. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 23(1), 201-214. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=artikel+tentang+film+horor+jawa&btnG=#d=gs_qabs&t=1727577866115&u=%23p%3DV3fYiAgH76sJ

Imantaka, Y. B. (2023). Busana Tanah Jahanam: Fungsi Busana Adat Jawa sebagai Simbolisasi Identitas Kebudayaan Masyarakat Jawa. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=artikel+tentang+film+horor+jawa&btnG=#d=gs_qabs&t=1727578100905&u=%23p%3DeZZkCCEH8L8J

Kurniawan, P. H. W., & Santabudi, B. F. (2023). Signifikansi Unsur Budaya Lokal dalam Film Horor Mangkujiwo (2020). Sense: Journal of Film and Television Studies, 6(1), 59-76. https://journal.isi.ac.id/index.php/sense/article/viewFile/9387/3151

Kurniawan, Y. (2023). Mistikasi dalam Urban Legend: Film Horor di Indonesia Pasca Orde. Jurnal Ceteris Paribus, 2(1), 36-45. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=artikerl+film+horor+jawa+dari+dulu&btnG=#d=gs_qabs&t=1727578342733&u=%23p%3DwIjT6ERs4YEJ

Kurniawati, N., Fathurrohman, I., & Roysa, M. (2022). Analisis Semiotika Budaya Jawa Tengah pada Film Mangkujiwo Karya Azhar Kinoi Lubis. Buletin Ilmiah Pendidikan, 1(1), 45-54. https://ejournal.papanda.org/index.php/bip/article/view/217

Nai, M. C. B., Zahra, P. P., & Saharani, S. M. (2024). Analisis Persepsi Penonton Tentang Fenomena Mistis Dalam Film Badarawuhi di Desa Penari. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(2), 590-594. https://jurnal.minartis.com/index.php/jkomdis/article/view/1892

Nugraheni, B. H. (2023). Unsur Mise-En-Scene Budaya Jawa dalam Film Horor. DESKOVI: Art and Design Journal, 6(1), 107-111. https://e-journal.umaha.ac.id/deskovi/article/view/10289/1295

Olimpia, S., Nurachmana, A., Perdana, I., Asi, Y. E., & Ramadhan, I. Y. (2023, April). Analisis Semiotik Dalam Film Kkn Desa Penari Karya Awi Suryadi Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya (Vol. 2, No. 1, pp. 186- 193). https://badanpenerbit.org/index.php/MATEANDRAU/article/view/229

Pradipta, K. J., & Nurussa'adah, E. (2024). Representasi Perempuan dalam Film Sewu Dino. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 7(1), 10-27. https://warta-iski.or.id/index.php/WartaISKI/article/view/277

Pratama, A. A., & Soewarlan, S. (2019). KAJIAN SISTEM TANDA PADASASTRA JAWA DALAM FILM SANDEKALA. In Seminar Internasional Riksa Bahasa. https://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1037

Pratama, R. W., Nursalim, N., Pristiani, Y. D., & Sasmita, W. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Moral Dalam Film Genre Horor: KKN di Desa Penari. Jurnal Basicedu, 7(4), 2552-2566. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/6017

Pradopo, R. D. (1999). Semiotika: teori, metode, dan penerapannya dalam pemaknaan sastra. Humaniora, 11(1), 76-84. https://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/628/414

Rahmadani, I., Atikah, N. N., Pratama, D. A., Dalimunthe, M. A., & Sazali, H. (2022). Analisis Semiotika Poster Film Horor KKN di Desa Penari. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(1), 161-168. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/prof/article/view/2572/2111

Tamsil, I. S. (2023). Java in Indonesian Horor Films. PERSPEKTIF, 12(2), 367-376. https://ojs.uma.ac.id/index.php/perspektif/article/view/9059/4828

Downloads

Published

2025-11-12

How to Cite

Salsabila, Z., Gibran Alfajr, M. ., Fauziah, S. ., Salsabila, S. ., & Hamidiyyah, A. N. . (2025). Budaya Jawa dan Horor Indonesia: Studi Analisis Film Diambang Kematian, Satu Suro, Sewu Dino. Buletin Ilmiah Pendidikan, 4(2), 44–52. https://doi.org/10.56916/bip.v4i2.1052

Issue

Section

Articles