Kajian Nilai Etika Dalam Geguritan Atma Prasangsa Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Proyek
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1385Keywords:
Geguritan, Etika, Project-Based Learning, MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses internalisasi nilai-nilai etika dalam Geguritan Atma Prasangsa melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dalam mata kuliah Pendidikan Agama dan Pancasila. Fokus utamanya adalah bagaimana mahasiswa dapat mengaitkan nilai-nilai susila dalam teks sastra tradisional dengan kehidupan nyata secara reflektif dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus, melibatkan 80 mahasiswa Universitas Primakara Bali selama Agustus 2024 hingga Februari 2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, refleksi tertulis mahasiswa, dokumentasi proyek, serta rubrik penilaian mitra berbasis skala Likert 4 poin yang mencakup lima aspek utama: dampak, keberlanjutan, komunikasi, kreativitas, dan etika. Mitra proyek terdiri atas guru, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat di lokasi kegiatan. Prosedur penelitian mencakup empat tahap: analisis geguritan dan perencanaan proyek, penyampaian materi dan diskusi nilai, pelaksanaan proyek sosial, serta evaluasi dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan kesadaran etika, empati sosial, dan kemampuan berpikir kritis. Data mitra turut mendukung temuan ini, dengan mayoritas menyatakan bahwa proyek memberikan dampak nyata dan layak berkelanjutan. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai geguritan ke dalam PjBL terbukti efektif dalam membentuk karakter mahasiswa secara kontekstual dan transformatif.
References
Darmini, L. A., Aryani, N. K. S., & Putra, K. A. D. (2023). Karmaphala sebagai pedoman dalam pembentukan karakter manusia. Danapati: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 88–96.
Dauh, I. W. (2019). Ajaran karmaphala dan panca satya dalam geguritan jayaprana. VIDYA WERTTA: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia, 2(1), 52–65. https://doi.org/10.32795/vw.v2i1.323
Dianawati, E. P. (2022). Project-based learning (pjbl): solusi ampuh pembelajaran masa kini. Penerbit P4I. https://books.google.co.id/books?id=Fe98EAAAQBAJ
Ependi, N. H., Pratiwi, D., Ningsih, A. M., Kamilah, A., Wijayanto, P. W., Dermawan, H., Hutapea, B., Yusuf, M., & Alamsyah, T. (2023). Pendidikan karakter. Sada Kurnia Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=3-yrEAAAQBAJ
Gorda, A. A. A. N. T. R.,(2021). Bunga rampai kerja berdasarkan dharma dalam pandangan rekan-rekan kerja prof. gorda. Nilacakra.
Iskandar, S. (2022). Pentingnya penguatan pendidikan karakter pancasila bagi generasi muda dalam mengatasi degradasi moral. Jurnal Pembumian Pancasila, 2(2), 104–112. DOI: https://doi.org/10.63758/jpp.v2i2.21
Lickona, T. (1991). Educating for character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Magdalena, I., Insyirah, A., Putri, N. A., & Rahma, S. B. (2021). Pengaruh penggunaan gadget pada rendahnya pola pikir pada anak usia sekolah (6-12 tahun) di SDN Gempol Sari kabupaten Tangerang. Nusantara, 3(2), 166–177. https://doi.org/10.36088/nusantara.v3i2.1238
Maisaroh, I., & Hayani, R. A. (2022). Urgensi Kearifan Lokal dalam Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel), 8(1).
Mertayasa, I. K. (2019). Yadnya sebagai penguatan nilai pendidikan karakter. Tampung Penyang, 17(2), 31–49. https://doi.org/10.33363/tampung-penyang.v17i01.431
Nanduq, F. (2023). Belajar menerima perbedaan: sejauh mana guru-guru agama hindu bisa mewariskan nilai multikultural di kelas? Nilacakra. https://books.google.co.id/books?id=hmu0EAAAQBAJ
Ronny, P., Mahendra, A., & Kartika, M. (2021). Membangun karakter berlandaskan tri hita karana dalam perspektif kehidupan global. In Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2), 423-430. DOI: https://doi.org/10.23887/jpku.v9i2.34144
Rozan Arkhan Daifullah, Hashim Al Ash Hari, & Gusmaneli Gusmaneli. (2024). Peran dasar-dasar kependidikan dalam pengembangan karakter dan kepribadian siswa. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran Dan Ilmu Sosial, 2(4), 313–325. https://doi.org/10.61132/sadewa.v2i4.1369
Suadnyana, I. B. P. E. (2020). Ajaran agama Hindu dalam kisah atma prasangsa. Sphatika: Jurnal Teologi, 11(2), 209–221.
Suadnyana, I. B. P. E. (2022). Kajian aksiologi pada geguritan bhiksuni. genta hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 5(2), 183–193.
Subudiartha, I. N. (2018). Implementasi etika komunikasi pada keluarga hindu di kota Mataram. Widya Sandhi, 9(1).
Suryanan, I. P. F., & Siswadi, G. A. (2020). Pendidikan agama Hindu dalam lontar tutur kumara tattwa (konsep, substansi, dan nilai). Nilacakra.
Suryaningsih, N. L. (2023). Kepemimpinan Hindu berlandaskan ajaran panca yama brata dan panca nyama brata. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 3(2), 231–243.
uswatun Kasanah, S., Rosyadi, Z., Nurngaini, I., & Wafa, K. (2022). Pergeseran nilai-nilai etika, moral dan akhlak masyarakat di era digital. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 2(1), 68–73.
Wahyuni, D. A. M. F., Tanu, I. K., & Luwih, I. M. (2019). Analisis nilai pendidikan agama hindu dalam geguritan atma prasangsa. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 199–209.
Wigunadika, I. W. S. (2018). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal masyarakat Bali. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 2(2), 91–100.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anak Agung Gede Adi Mega Putra, Dewa Ayu Eka Ratna Dewi, Eka Grana Aristyana Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







