Dinamika Sosial Ekonomi Petani Karet di Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2016-2020

Authors

  • Rahma Alrindah Universitas Sriwjaya
  • Syafruddin Yusuf Universitas Sriwjaya

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1503

Keywords:

Dinamika sosial ekonomi, petani karet, fluktuasi harga, perkebunan rakyat, Musi Banyuasin

Abstract

Industri karet Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat fluktuasi harga global dan perubahan kondisi produksi yang mempengaruhi kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika sosial ekonomi petani karet di Desa Epil, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin periode 2016-2020. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif historis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 25 informan (15 petani pemilik lahan, 7 petani penggarap, 2 aparat desa, 1 tokoh masyarakat), observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan metode sejarah dengan triangulasi sumber. Fluktuasi harga karet dari Rp8.000/kg (2017) menjadi Rp5.500/kg (2018) menyebabkan penurunan pendapatan rata-rata petani sebesar 44%. Luas lahan produktif relatif stabil 875 hektar, namun produksi menurun dari 989,93 ton (2017) menjadi 805,95 ton (2018). Sistem kepemilikan lahan timpang dengan rasio bagi hasil 70:30 atau 80:20 menciptakan stratifikasi ekonomi. Biaya produksi tinggi (Rp36.800.000/ha untuk pemupukan) memperparah kondisi ekonomi petani. Dinamika sosial ekonomi petani karet sangat dipengaruhi volatilitas harga, sistem kepemilikan lahan, dan biaya produksi tinggi. Diperlukan kebijakan stabilisasi harga, subsidi input produksi, program peremajaan tanaman, dan diversifikasi ekonomi untuk meningkatkan resiliensi petani karet.

References

Badan Pusat Statistik. (2022). Kabupaten Musi Banyuasin dalam angka 2022. BPS Kabupaten Musi Banyuasin.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik perkebunan Indonesia 2023: Karet. BPS Sumatera Selatan.

Invesments Indonesia. (2025). Prospek dan tantangan industri karet Indonesia. https://www.investmentsindonesia.com

Jasmanda, R., & Fitrisia, A. (2021). Dinamika kehidupan sosial ekonomi petani karet Bukit Sarana Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman tahun 1996–2020. Jurnal Kronologi, 3(3), 181–196.

Kevins, A., Rinaldi, M., & Prasetya, Y. (2024). Dinamika sosial ekonomi masyarakat buruh pikul di pos lintas batas negara Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau tahun 1990–2000. Jurnal Sosial Ekonomi, 5(1), 22–35.

Litbang Departemen Pertanian. (2007). Teknologi budidaya karet rakyat. Departemen Pertanian RI.

Nasywa, E., Effendi, R., Subroto, W., Mardiani, F., & Nadilla, D. F. (2025). Perkebunan karet dan dinamika ekonomi petani: antara harapan dan kenyataan. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(1), 77–96.

Sabyan, S., & Wiarta, I. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani karet di Kabupaten Sarolangun. Jurnal Dinamika Manajemen, 12(2), 67–77.

Sasmi, M., Agustar, A., Syarfi, I. W., & Hasnah, H. (2023). Dinamika ekonomi petani karet. JAS (Jurnal Agri Sains), 7(1), 32–47.

Setiawan, D., & Andoko, M. (2018). Perkembangan produksi karet Indonesia. Jurnal Perdagangan dan Industri, 3(1), 45–56.

Sri, W., Ikhwan, I., & Fahmi, K. (2023). Dinamika kehidupan petani karet di Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Perspektif, 6(4), 384–392.

Ulansari, A., & Syarifuddin, S. (2022). Dinamika harga karet dan pengaruhnya terhadap perekonomian petani karet Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir tahun 2009–2020. Jurnal Penelitian Karet, 41–48.

Downloads

Published

2025-07-29

How to Cite

Alrindah, R., & Yusuf, S. (2025). Dinamika Sosial Ekonomi Petani Karet di Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2016-2020. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1187–1193. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1503

Issue

Section

Articles