Pengaruh Model TGT (Teams Games Tournament) untuk Meningkatkan Pembelajaran Menulis Pantun Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN Palasari Subang

Authors

  • Desti Kusmayanti Politeknik Negeri Subang

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1791

Keywords:

Model TGT (Teams Games Tournament), Menulis Pantun, Pelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

Belajar merupakan suatu proses penting yang memungkinkan individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan dalam kehidupan. Kurikulum Merdeka menuntut peserta didik untuk mampu menguasai empat keterampilan berbahasa, meliputi menyimak, membaca, berbicara, dan menulis. Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang Sekolah Dasar (SD) terdapat materi Pantun yang menuntut peserta didik untuk mampu berkarya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis pantun dan mendeskripsikan hasil pembelajaran menulis pantun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas V SD Negeri Palasari Subang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa lembar kerja tulis. Perhitungan penelitian ini melalui rata-rata tes kelas pretest dan posttest, total nilai kelas pretest dan posttest, mengetahui nilai maksimum dan minimum, serta menguji hipotesis menggunakan Paired sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas peserta didik meningkat dengan nilai rata-rata pretest sebesar 57,67 dan nilai rata-rata posttest sebesar 82,00. Peningkatan kemampuan menulis pantun setelah menggunakan model TGT sesuai dengan hasil uji hipotesis yaitu nilai probabilitas atau Sig. (2-tailed) 0,00 < 0,05. Besarnya peningkatan kemampuan menulis ditunjukkan dengan hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan data pretest dan posttest sehingga terjadi peningkatan pembelajaran dengan melihat rata-rata masing-masing kegiatan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan pembelajaran menulis pantun mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN Palasari Subang.

References

Alwasilah, (2007). Pokoknya Menulis. Bandung: PT Kiblat Buku Utama

Amar, C. (2016). Korelasi Kemampuan Memahami Ciri Pantun dan Kemampuan Menentukan Jenis Pantun dengan Kemampuan Menulis Pantun Siswa Kelas VIII SMP Negeri I Pagaralam. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia), 6(1).

Ambary, A. (2005). Intisari Sastra Indonesia. Bandung: Djatnika.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Dafit, F. (2017). Keefektifan Kemampuan Menulis Kreatif Siswa Sd dengan Model Pembelajaran Multiliterasi. GERAM: Gerakan Aktif Menulis, 5(1), 49-57.

Hariyanto, Agus. (2019). Teams Games Tournament (TGT) & JIGSAW Melalui Pendekatan Saintifik. Yogyakarta: Deepublish.

Hendri, H. (2020) Peningkatan Keterampilan Menulis Pantun dengan Metode Tulis Berantai Diintegrasi Media Kartu Pintar. Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual, [S.l.], 4(1), 22-28.

Indrawan dan Yaniawati. (2014). Metode Penelitian. Bandung: PT Refika Aditama.

Indriawan, T. (2013). Pribahasa puisi dan pantun. Depok: Intra Pustaka.

Kholifah, K. (2020). Pengembangan kartu pantun berbantuan model kooperatif Teams Games Tournament pada materi melisankan pantun (Skripsi, Universitas Negeri Semarang). UNNES Repository.

Kosasih, E. (2016). Jenis-jenis teks. Bandung: Yrama Widya.

Nurlaeli, W., Djuanda, D., & Sudin, A. (2022). Meningkatkan Keterampilan Menulis Saran Melalui Model Kooperatif Tipe TGT di SD. Pena Ilmiah.

Octavia, S. A. (2020). Model-Model Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.

Rusman. (2014). Model-model pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Yogyakarta: KBM Indonesia.

Seniati, dkk. (2005). Psikologi Eksperimen, Jakarta:PT Indeks

Silva, H., Marques, S., Lopes, J., Morais, E., & Morais, F. (2024). The Effects of Cooperative Learning on Creative Writing and Self-Efficacy in Portuguese and Mathematics. International Journal of Instruction, 17(4), 609–622. DOI:10.29333/iji.2024.17434a

Syamsudin dan Damaianti. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: PT. Rosdakarya.

Stanikzai, M. I. (2024). Critical Thinking, Collaboration, Creativity and Communication Skills among School Students: A Review Paper. ResearchGate.

Sudaryat, Ndang. (2006). Ringkasan Bahasa Indonesia. Bandung: Ganeca Exact.

Sukiasih, M. (2018). Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Dalam Menulis Puisi Pada Siswa Melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 319-328.

Sulistiawati, W. (2011). Peningkatan kemampuan membuat pantun dengan model pembelajaran team games tournament pada siswa kelas IV B SDN Tanjungrejo 2 Malang. Universitas Negeri Malang.

Suryabrata sumandi. (2008). Metodologi penelitian/sumadi suryabrata. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Susanto, Ahmad. 2014. Pengembangan pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Grup.

Suseno, B., Setiawan, I., & Pratiwi, R. T. (2023). The Influence of the Cooperative Learning Model Type of Teams Games Tournaments (TGT)… on Students’ Critical Thinking Abilities. International Journal of Management and Business Intelligence, 1(2), 87–106.

Syamsudin dan Damaianti. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: PT. Rosdakarya.

Tarigan, H. G. (2021). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Utami. 2013. Pintar Pantun, Puisi, Peribahasa, dan Majas. Yogyakarta: Naafi’ Media.

Downloads

Published

2025-07-26

How to Cite

Kusmayanti, D. (2025). Pengaruh Model TGT (Teams Games Tournament) untuk Meningkatkan Pembelajaran Menulis Pantun Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN Palasari Subang. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1152–1162. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1791

Issue

Section

Articles