Integrasi Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pengembangan Motorik Anak Usia Dini

Authors

  • Fitria A’yun Muniroh Universitas Hasyim Asy'ari
  • Jasminto Universitas Hasyim Asy'ari

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1821

Keywords:

Integrasi nilai, Model klasik, Perkembangan motorik

Abstract

Penelitian ini membahas tentang integrasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam model klasikal untuk pengembangan motorik anak usia dini di RA Menara Taufiq Bandung, Diwek, Jombang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang berlandaskan pada paradigma post-positivisme yang digunakan untuk meneliti kondisi objek alam, dimana peneliti merupakan instrumen kunci dalam penelitian ini. Adapun fokus penelitian dari penelitian ini yaitu mengintegrasikan nilai pendidikan agama islam untuk pengembangan motorik anak usia dini, menstimulasi perkembangan motorik yang terintegrasi dalam nilai-nilai pendidikan agama islam dalam model klasikal, faktor-faktor yang mempengaruhi stimulasi pengembangan fisik motorik. Pendidikan agama memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak sejak usia dini yang mengintegrasikan pembelajaran keimanan, ibadah, dan akhlak dengan stimulasi motorik kasar dan halus. Melalui kegiatan seperti bermain bola, gerakan sholat, menulis huruf hijaiyah, dan kegiatan sehari-hari lainnya, anak tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kesabaran, tanggung jawab, dan ketekunan. Guru-guru secara aktif mengamati dan mendukung minat dan bakat anak dalam suasana bermain yang edukatif. Perkembangan motorik halus anak juga dipengaruhi oleh faktor internal seperti genetika dan gizi, serta faktor eksternal seperti pola asuh, kondisi sosial ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan lingkungan sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar holistik yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, guna mendukung kesiapan akademis dan sosialnya di masa depan. RA ini berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keimanan, ibadah, dan akhlak dalam stimulasi motorik kasar dan halus anak melalui kegiatan seperti bermain bola, gerakan sholat, dan menulis huruf hijaiyah. Pendekatan ini tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, tanggung jawab, dan ketekunan. Faktor internal (genetika, gizi) dan eksternal (pola asuh, lingkungan) turut memengaruhi perkembangan motorik. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sangat penting untuk menciptakan pembelajaran holistik guna mendukung kesiapan akademis dan sosial anak di masa depan.

References

Afrida, B. R., & Aryani, N. P. (2022). Buku ajar asuhan kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah. Penerbit NEM.

Agusniatih, A., & Manopa, J. M. (2019). Keterampilan sosial anak usia dini: Teori dan metode pengembangan. Edu Publisher.

Andi, A., & Jane, M. M. (2019). Keterampilan sosial anak usia dini: Teori dan metode pengembangan. Edu Publisher.

Azra, A. (2000). Pendidikan Islam, tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Logos.

Bahri, Z. (2020). Pendidikan tauhid dalam perspektif konstitusi. Guepedia.

Dimas, T. W. N., dkk. (2024). Teachers' strategies for stimulating fine motor skills in early childhood in coloring extracurricular activities at Muslimat NU 001 Ponorogo Kindergarten. Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia.

Dwi, S., Faridah, I., & Sari, R. S. (2022). Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia pra sekolah di Paud Cempaka Sepatan Kabupaten Tangerang. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan.

Efriyani, N. (2019). Stimulasi perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Fernando, F., Yanti, E., & Tandra, W. N. (2019). Hubungan stimulasi ibu dengan perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 15(2), 183-190.

Fitriani, N., & Putri, A. R. (2021). Peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan motorik anak usia dini di rumah. Generasi Emas.

Ganjar, S., & Putri, N. (2021). Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus pada anak usia 3–6 tahun. Healthy Journal.

Hanum, A., & Rohita, R. (2020). Kegiatan sentra olah tubuh dalam menstimulasi kemampuan motorik kasar anak. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 2(2).

Hosna, R. (2016). Model pembelajaran terpadu berbasis permainan kotak jaring laba-laba untuk meningkatkan kesiapan belajar calistung anak usia dini pada kelompok bermain Paramadina Sidokerto Mojowarno Kabupaten Jombang. Vicratina: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 1(2).

Jasminto, J. (2017). Konsep pendidikan anak perspektif Fredrich Froebel: Telaah filosofis, sosiologis dan psikologis pendidikan Islam. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars (Seri 2).

Kamelia, N. (2019). Perkembangan fisik motorik anak usia dini (standar tingkat pencapaian perkembangan anak) STPPA tercapai di RA Harapan Bangsa Maguwoharjo Condong Catur Yogyakarta. Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(2).

Kartika, C., Suryani, Y. D., & Garna, H. (2020). Hubungan stunting dengan perkembangan motorik kasar dan halus anak usia 2–5 tahun di Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains.

Makhmudah, S. (2020). Penanaman nilai keagamaan anak melalui metode bercerita. *J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6*(2).

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi). Remaja Rosdakarya.

Mutiah, D. (2015). Psikologi perkembangan anak usia dini. Prenadamedia Group.

Pulungan, N. H., & Hayati, N. (n.d.). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan anak usia dini perspektif hadis (hlm. 528–538).

Qur’ani, B. (2025). Perkembangan peserta didik. Tahta Media.

Reswari, A. (2022). Perkembangan fisik motorik anak. Azka Pustaka.

Sari, D. P., & Yuliana, R. (2020). Stimulasi perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Siti, M., & Jasminto. (2020). Peran perempuan berpendidikan dalam kesejahteraan keluarga: Studi kasus di Desa Cukir Gg 1 Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. *Al-Misbah Jurnal Islamic Studies, 8*(1).

Sumantri. (2005). Pengembangan keterampilan motorik anak usia dini. Departemen Pendidikan Nasional.

Tompunu, I., Sujai, M., Rohana, N., & Raji’ah, S. (2023). Pendidikan Islam dalam UU SISDIKNAS No 20 Tahun 2003. IQRA: Jurnal Magister Pendidikan Islam, 3(2), 159–166.

Trianto. (2010). Model pembelajaran terpadu dalam pendidikan anak usia dini. Prestasi Pustakaraya.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahyuningsih, S. (2019). Pengaruh lingkungan terhadap perkembangan anak usia dini. Jurnal Golden Age, 4(1).

Yosua, G., Kumois, A., & Ariestyawan, I. M. D. (2024). Trauma yang dialami anak binaan pelaku pembunuhan di LPKA Kelas II Tomohon. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(24).

Downloads

Published

2025-08-17

How to Cite

Muniroh, F. A., & Jasminto, J. (2025). Integrasi Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pengembangan Motorik Anak Usia Dini . Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1299–1313. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1821

Issue

Section

Articles