Simbolisme Emosional Dalam Puisi YouTube Fiersa Besari: Kajian Hermeneutika Schleiermacher
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.1851Keywords:
Simbolisme emosional, Puisi digital, Fiersa Besari, Hermeneutika Schleiermacher, YouTubeAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbolisme emosional dalam puisi digital karya Fiersa Besari yang dipublikasikan melalui kanal YouTube resminya, dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Schleiermacher. Dua puisi yang dianalisis, yakni “Zona Pertemanan” dan “Melepaskan”, dipilih karena merepresentasikan tema relasi emosional, keterikatan batin, serta dinamika mencintai dan merelakan yang lekat dengan pengalaman manusia modern. Analisis difokuskan pada dua aspek utama dalam hermeneutika Schleiermacher: interpretasi gramatikal, yang menelaah struktur bahasa, diksi, dan simbol; serta interpretasi psikologis, yang menelusuri intensi batin dan emosi penyair. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak, catat, dan studi dokumentasi terhadap video puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut mengandung simbolisme emosional yang kuat, ditandai dengan penggunaan metafora, ironi, dan gaya bahasa reflektif. Simbol-simbol seperti “zona pertemanan”, “dunia paralel”, dan “bab terakhir” menjadi penanda konflik emosional yang mendalam dan relevan dengan problematika relasi kontemporer. Temuan ini menunjukkan bahwa puisi digital tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga dapat menjadi medium reflektif dan empatik dalam pembelajaran sastra, khususnya dalam membangun apresiasi terhadap makna emosional dalam teks sastra modern.
References
Ade Nurul Izatti G. Yotolembah, and Hasnur Ruslan. 2022. “Citraan Dalam Puisi Nyanyian Angsa Karya W.S. Rendra ( Kajian Hermeneutik ).” Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra 8(2): 679–89. doi:10.30605/onoma.v8i2.1949.
Ambarwati Puspitasari, Devi, Yenny Karlina, and Budi M Mulyo. 2023. “Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia.” 9(1): 239–57.
Anggraini, Sahara, Munaris, and Heru Prasetyo. 2023. “Kajian Hermeneutika Dalam Kumpulan Puisi Malam Ini Aku Akan Tidur Di Matamu Karya Joko Pinurbo.” Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni, 6(1): 317–24.
Ariyani Dwi Andhini1, Zainal Arifin2. 2021. “Gaya Bahasa Perbandingan Pada Novel Dan Daman Kada Bapacung Karya Aliman Syarahi.” Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Buday 2: 44–57. https// :Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 2021•e-journal.upr.ac.i.
Artika, Wayan, Ni Putu Purnamiati, Ni Made, and Rai Wisudariani. 2021. “Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Tersedia Secara Online PUISI AUDIO VISUAL YOUTUBE: SASTRA DIGITAL DAN INDUSTRI KREATIF.” JPBSI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 4743: 103–15. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS.
Bakri, Marlina, and Yusni Yusni. 2021. “Pemanfaatan Youtube Sebagai Media Pembelajaran Menulis Puisi.” Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing 4(1): 39–46. doi:10.31540/silamparibisa.v4i1.1183.
Bastaman, Abdulloh, and Kunkun Harnadi. 2023. “Kajian Hermeneutika Dilthey Terhadap Unsur Bahasa Kias Dalam Kumpulan Puisi Tadarus Karya A. Mustofa Bisri Berindikasi Nilai Karakter Sebagai Alternatif Bahan Ajar Apresiasi Sastra Di Kelas X SMK.” Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra 4(1): 21–29. doi:10.23969/wistara.v4i1.4407.
Diyah, Diyah Ayu Fatmawati, Siti Ulfiyani, and Sagino. 2024. “Pemanfaatan Media Youtube Dalam Pembelajaran Musikalisasi Puisi Peserta Didik Kelas Xi.” Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) 14(2): 192–201. doi:10.31851/pembahsi.v14i2.16238.
Edi Susanto. 2016. “Studi Hermeneutika Kajian Pengantar.” Jakarta: 1.
Fauziyah, Lutfiatul, and Muhammad Haryanto. 2024. “Reaktualisasi Pembelajaran Menulis Naskah Drama Pada Generasi Z Dengan Metode Discovery Learning Berbasis Artificial Intelligence (CHAT GPT).” Jurnal Inovasi Pendidikan 2(3): 143–57. doi:10.60132/jip.v2i3.309.
Fiersa Besari. 2o23. "Melepaskan". https://youtu.be/AMY8Q_aBjpE?si=cuzapJed0TOunvQ-.
Guru, Pendidikan, Pendidikan Anak, Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, and Universitas Islam. 2022. “Email: 1.” 3(3): 41–48.
Harinda, Anggi. 2024. “Kajian Semiotik Pada Sinematisasi Puisi Youtube Thefadlyma Dan Relevansinya Pada Pembelajaran Menulis Puisi Di Era Merdeka Belajar.” 2(3).
Hermeneutik Schleiermacher, Kajian, Hasil Penelitian, dan Diseminasi, and Adam Ighfirlana. “Adam Ighfirlana Prosiding Seminar Nasional Kajian Hermeneutik Schleiermacher Terhadap Puisi Nyanyian Angsa Karya WS Rendra.” : 842–51.
Isnaini, Heri. 2021. “KONSEP MEMAYU HAYUNING BAWANA : ANALISIS HERMENEUTIKA PADA PUISI-PUISI.” 11(1): 8–17.
Lihin, Sholihin, and Suyudi Suyudi. 2022. “Kajian Dan Analisis Hermeneutika Pada Puisi ‘When I Was One and Twenty’ Karya Alfred Edward Housman.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5(12): 5621–25. doi:10.54371/jiip.v5i12.1173.
Martono, Martono. 2019. “KAJIAN KRITIS HERMENEUTIKA FRIEDERICH SCHEIERMACHER Vs PAUL RICOEUR.” Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 2(1): 42. doi:10.26418/ekha.v1i1.31713.
Nirmawati, Filsa, Teti Sobari, Dede Abdurakhman. 2021. “Puisi ‘Aku Ingin’ Sapardi Djoko Damono Kajian Dan Analisis Hermeneutika.” Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 4(2): 265–67.
Madeamin. 2024. “Kajian Hermeneutika Wilhem Dilthey Pada Lagu Celengan Rindu" (2).
Heni Subagiharti, Diah Safitri Handayani, Tuti Herawati, Abdul Azis Rambe, Studi Pend, Bahasa Inggris, and Fkip Universitas Asahan. 2022. “All Fields of Science J-LAS.” 2(2): 93–100.
Panji Olansyah. 2019. "Zona Pertemanan". https://youtu.be/1xU52DIngJA?si=T0z0UJm4PwYPmG33.
Pohan, Jusrin Efendi. 2018. “Model Pembelajaran Sastra Dengan Pendekatan.” 1: 37–45.
Pradopo, Rachmat Djoko. 1978. “Pengertian, Hakikat, Dan Fungsi Puisi.” Modul 1: 1–42.
Puisi, Wahana, D I Youtube, and Fakultas Keguruan. “Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Luas Ke Berbagai Belahan Dunia . Situs Ini Yang Menampilkan Berbagai Macam.”
Rahim, Rizqi Azhari, Pembelajaran Daring, and A Pendahuluan. 2018. “Penggunaan Media Video Youtube ‘ Demi Raga Yang Lain ’ Dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran Daring Puisi Siswa Kelas X SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Kabupaten Gowa.” : 22–28.
Rahmatina, Fildzah, and Muhamad Haryanto. 2022. “Tema Dan Pola Penggambaran Suasana Pada Alih Wahana Puisi Di Youtube.” Jurnal Bahasa dan Sastra 10(3): 288. doi:10.24036/jbs.v10i3.117964.
Sari, Anisya Nurlita. 2024. “Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Metafora Pada Album Lagu Fiersa Besari Yang Berjudul Konspirasi Alam Semesta ( Kajian Stilistika ).” 4(1): 72–79. Sharma, Esha, and Surbhi
Saraswat. 2025. “From Page to Screen : The Role of Digital Media in Shaping Contemporary Poetic Expressions on Insta Poetry of Rupi Kaur.” 13(4): 534–48.
Sudirman, Hamdiah. 2025. “Pemahaman Teks Dalam Kumpulan Puisi Pandora Karya Oka Rusmini : Kajian Hermeneutika Schleirmarcher.” 5(1): 7–16.
Suhendi, Nanda. 2025. “Analisis Diksi Dan Gaya Bahasa Dalam Puisi ‘ UNTUKMU ’ Karya Fiersa Besari.” (1).
Ula, Miftahul. 2017. “SIMBOLISME BAHASA SUFI (Kajian Hermeneutika Terhadap Puisi Hamzah Fansuri).” Religia 19(2): 26. doi:10.28918/religia.v19i2.748.
Wardani, Kharisma Putriana, and Muhammad Haryanto. 2024. “Inovasi Pembelajaran Puisi Melalui Alih Wahana Puisi Pada Non-Fungible Token (NFT) Art Gallery Untuk Generasi Alfa.” Jurnal Inovasi Pendidikan 2(2): 123–35. doi:10.60132/jip.v2i2.299.
Yunita, Rahma, and Muhamad Haryanto. 2024. “Analisis Semiotika Pada Alih Wahana Puisi Api Dan Puisi Rumah Di Kanal Youtube Salshabilla Tv.” Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia 9(1): 156–75. doi:10.31943/bi.v9i1.567.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aninda Syazahra Nabila, Muhammad Haryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







