Penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII Di SMPN 7 Pamekasan

Authors

  • Achmad Syaroful Anam Universitas Islam Negeri Madura
  • Mad Sai Universitas Islam Negeri Madura

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2140

Keywords:

Model Pembelajaran Probing Prompting , Hasil Belajar , Pendidikan Agama Islam , Budi Pekerti

Abstract

Penerapan model pembelajaran Probing Prompting sangat penting, terutama dalam pendidikan agama Islam dan pendidikan karakter (PAI-BP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran Probing Prompting terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Karakter (PAI-BP) di SMPN 7 Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui komentar, wawancara mendalam, dan dokumentasi guru dan siswa yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis dan komprehensif. Penerapan metode Probing Prompting secara signifikan meningkatkan hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, sesuai dengan temuan penelitian. Siswa mendapatkan lebih banyak dorongan, kepercayaan diri, dan berlatih menyuarakan sudut pandang serta menyelesaikan masalah secara logis dan kontekstual melalui sesi tanya jawab dan percakapan terbimbing. Sesuai dengan tujuan pembelajaran PAI-BP, guru juga merasa lebih mudah untuk mengawasi kelas, mengevaluasi karakter, dan menciptakan lingkungan belajar yang dialogis, dinamis, dan produktif. Selain itu, dengan mendorong jalur komunikasi yang lebih terbuka antara pendidik dan peserta didik, model ini menjadikan pembelajaran lebih terfokus pada pengembangan nilai-nilai dan keyakinan agama siswa, di samping prestasi akademik. Hasilnya, penerapan pendekatan pembelajaran Probing Prompting di SMPN 7 Pamekasan telah berhasil meningkatkan standar pengajaran, baik secara keseluruhan maupun dari waktu ke waktu.

References

Adiyanto, Wiwid., (2020). Pemanfaatn Media Sosial Instagram Sebagai Ruang Diskusi Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual di Lingkungan Akademis, Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 6 (2).

Akbar, Dzulhi D., Sholihul Abidin, (2020). Analisis Wacana Sara Mils Pemberitaan Blaming Victim Perempuan Korban Pemerkosaan pada Okazone.come.

Amir,A. M., (2024). Tanggapan Mahasiswa Terhadap Permasalahan Mengenai Kekerasan Seksual di Media Sosial (Studi Kuantitatif Pada Maha Siswa Program Study Sosiologi Universitas Tadulako), Jurnal Darma Agung, 32 (2).

Danial, I. (2020). Kekerasan Seksual Pada anak, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 19(1).

Fiantika,F.R., dkk., Metodologi Penelitian Kualitatif, Padang: PT. GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI, 2022.

Firmanda, Hengki., et al., (2023). Perlindungan Korban Kekerasan Seksual yang Mengalami Victim Blanning di Media Sosial Berdasarkan Aliran Realisme Hukum, Jurnal Reformasi Hukum, 27(1).

Kania, Dewi. dan Agus Hamdani, (2023). Representasi Wanita Dibalik Kosa Kata Berita (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Kekerasan Seksual Pada Media Indonesia), Jurnal Pemebelajaran Bahasa dan Sastra, 10 (1), 35, https://doi.org/10.30595/mtf.v10i1.17674

Kaolin,V. N., dan idola Perdina Putri, (2019). Analisis Wacana Perempuan dalam Film Kartini Karya Hanung Bramantyo Analisis Wacana Kritis Sara Mills, Eproceedings of Management, 6 (1).

Lesmana, Dionisius., dan Gabriella Monique Valentina, (2022). Perspektif Perempuan dalam Film Mimi Melalui Analisis Wacana Kritis Sara Mills, Jurnal Ilmu Komunikasi, 10 (1).

Lubis, P. B., (2023). Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills dalam Media Sosial Pada Akun Instagram @lambeturah, Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3 (1).

Medvi, Alya., dan Mhd Syahminan (2024). Strategi Komunikasi dan Penanggulangan Pelecehan Seksual dalam Media Sosial TikTok, Jurnal Sains Sosio Humaniora, 8 (1).

Novita Sari, Mei., (2018). Diskriminasi Gender dalam Produk Budaya Populer (Analisis Wacana Sara Mils pada Novel "“ntrok), Jurnal Semiotika, 12 (2).

Novita Agustina, Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting Untuk Melihat Kemampuan Konsep Siswa Kelas VIII Di SMPN 55 PALEMBANG, _Skripsi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, (Palembang:2017), 13

Sariasih, Wiwit., et al., (2023). Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Cerpen Sepasang Mata Dinaya yang Terpenjara, Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 6 (2),541, https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i2.607

Senaharjanta,I. L., et al., (2022). Representasi Pergolakan Batin Perempuan dalam Film Little Women, Jurnal Sense, 5 (1).

Sumakud,V. P. J., dan Virgitta Septyana, (2020). Analisis Pejuangan Perempuan dalam Menolak Budaya Patriarki, Jurnal Semiotika, 14 (1).

Wardani, Vera., Jamaluddin, (2019). Peran Perempuan dan Relasi Gender dalam Ayat-Ayat Cinta 2 (Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills). Jurnal Sains Riset. 9(2).

Wilda Anggun Putri Sumbari,”Penerapan Pembelajaran Probing Prompting untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tematik di Kelas IV MI Aulia Cendekia Pekanbaru” (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru,2022).

Widya Ningrum, Wahyu., dan Umaimah Wahid, (2021). Analisis Wacana Sara Mils Tentang Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan, International Jurnal of Child and Gender Studies, 7(1).

Yufi, Moch., (2023). Relasi Kuasa Pengetahuan Tentang Kekerasan Seksual di Media Sosial, Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 8 (2).

Downloads

Published

2025-10-27

How to Cite

Anam, A. S., & Sai, M. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII Di SMPN 7 Pamekasan. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(4), 1937–1945. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2140

Issue

Section

Articles