Kolaborasi Guru BK dan Guru Mata Pelajaran dalam Membangun Karakter Peserta Didik(Studi Kualitatif di SMPN 3 Lubuk Sikaping)
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2299Keywords:
Collaboration , Guidance and counseling teachers , Subject teachers , Character formation StudentsAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang optimalnya kolaborasi antara guru bimbingan dan konseling (BK) dan guru mata pelajaran dalam membangun karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kolaborasi antara guru BK dan guru mata pelajaran dalam membentuk karakter peserta didik, ditinjau dari: 1) bentuk kolaborasi, 2) tantangan, dan 3) efek dari kolaborasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data deskriptif. Informan kunci adalah guru BK (Bapak APD) dan guru mata pelajaran (Ibu FR), serta tiga informan tambahan yaitu wali kelas (Bapak WAG), wakil kesiswaan (Bapak RA), dan peserta didik (SR). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, sedangkan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru BK dan guru mata pelajaran terjalin melalui saling bertukar informasi tentang peserta didik, diskusi kasus, dan pembiasaan perilaku positif. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan pandangan, kurangnya komunikasi, dan keterbatasan waktu. Namun, kolaborasi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab peserta didik. Kolaborasi juga berdampak pada peningkatan profesionalisme guru dan kualitas lingkungan belajar. Guru BK diharapkan menjalin komunikasi aktif dan menjadi penggerak kolaborasi. Guru mata pelajaran diharapkan proaktif berkoordinasi dan mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran. Pihak sekolah diharapkan mendukung dengan fasilitas dan pelatihan, serta peserta didik aktif dalam kegiatan pembentukan karakter.
References
Alawiyah, F. (2012). Kebijakan dan Pengembangan Pembangunan Karakter melalui Pendidikan di Indonesia. Aspirasi, 3(1), 87-101.
Arifin, A. S., & Ramadhani, D. (2024). Kolaborasi Guru PAI Bersama Guru BK dalam Mengatasi Permasalahan Peserta didik di jenjang SMP. JOIES: Journal of Islamic Education Studies, 9(2), 196-208.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A research-driven guide for educators. Washington, DC: Character Education Partnership.
Daryanto, & Darmiatun, S. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.
Daulay, N. (2023). Psikologi di Masa Kini. Medan: Umsu Press.
Lickona, T. (2012). Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Maemunah, Harahap, A. A., Ramadhan, A. H., Kohar, A., Fatin, B. A., Ramadhani, N., Al-Ayubi, N., & Rosalinda. (2025). Bimbingan dan Konseling Sebagai Upaya Layanan Pendidikan di SMAN 3 Tangerang. Cendikia Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(1), 108-120.
Mahaly, S. (2021). Kerjasama Guru Bimbingan Konseling dengan Guru Mata Pelajaran IPS dalam Membantu Kegiatan Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan IPS, 2(1), 1-6.
Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Aplikasi disertai Contoh Proposal). Yogyakarta: UPN Veteran Yogyakarta Press.
Mursiti, V. (2020). Faktor-faktor Pendukung Kerjasama Guru Bimbingan dan Konseling dengan Guru Mata Pelajaran dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 3 Metro Tahun Pelajaran 2018/2019. Eductum: Jurnal Literasi Pendidikan, 1(2), 199-214.
Najili, H., Juhana, H., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Landasan Teori Pendidikan Karakter. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2099-2107.
Narvaez, D., & Lapsley, D. K. (2009). Moral personality, identity, and character: An interdisciplinary perspective. New York, NY: Cambridge University Press.
Nita, R. W., & Zaini, A. (2017). Analisis Aplikasi Sosiometri untuk Pengungkapan Interpersonal Skill (Solusi yang ditawarkan menuju Profesionalisme Guru BK). Jurnal Ilmiah dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan dan Konseling, 202-212.
Nucci, L. P. (2014). Moral and character education. In L. P. Nucci, D. Narvaez, & T. Krettenauer (Eds.), Handbook of moral and character education (2nd ed., pp. 1–8). New York, NY: Routledge.
Panjaitan, N. S., Adira, M. L., Lesmana, G., & Utara, M. S. (2025). Eksistensi Peran Bimbingan dan Konseling dalam Regulasi Pendidikan. Jurnal Edukatif, 3(1), 36-45.
Pertama, M. S., & Rahmi, A. (2023). Kerjasama Guru BK dan Guru Mata Pelajaran dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di SMP Negeri 02 Mungka. Alsys Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 3(4), 326-338.
Rohmah, U. (2018). Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini. Al-Athfal Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 85-102.
Rohman, M. A. A. (2019). Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama (SMP): Teori, Metodologi dan Implementasi. Qalamuna, 11(2), 125-146.
Sabillah, D. S., Chairunnisa, & Maulana, F. (2024). Tantangan Guru Bimbingan Konseling pada Kurikulum Merdeka. Cemara Jurnal-Publishing Your Creative Idea, 2(3), 1-14.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Missi Oktaria, Rahma Wira Nita, Joni Adison

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







