Analisis Wacana Posisi Pembaca Pada Pemberitaan Kekerasan Seksual Di Media Daring Tik Tok : Perspektif Sara Mills

Authors

  • Nurun Nafilah Nadia Universitas Islam Negeri Madura
  • Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto  Universitas Islam Negeri Madura

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2446

Keywords:

analisis wacana, media daring TikTok, Sara Mills

Abstract

Maraknya pemberitaan mengenai kejadian kekerasan seksual yang ada pada media massa dan media daring (Online), termasuk dalam platform TikTok menunjukkan urgensi untuk menelaah terhadap representasi isu tersebut secara lebih kritis. Media memiliki suatu peran strategis dalam membentuk suatu konstruksi sosial dan realitas, termasuk didalamnya dalam membingkai terhadap wacana kasus terhadap kekerasan seksusal. Namun dalam kenyataannya wacana atau pemberitaan seringkali sarat dengan bias dan berpotensi mendeskriminasikan korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi pembaca dalam wacana atau pemberitaan kekerasan seksual di TikTok menggunakan persepektif Sara Mills.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik observasi dan pencacatan terhadap sejumlah konten vedio terkait kekerasan seksual di TikTok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dengan teknik lanjutan bebas libat cakap. Hasil analisis menunjukkan bahwasanya teks dan komentar di TikTok membentuk posisi pembaca sebagai agen moral, saksi pasif, atau partisipan dalam wacana gender. Variasi posisi ini dipengaruhi oleh faktor sosial, terutama gender yang nantinya menghasilkan perbedaan respon terhadap narasi. Representasi korban dan pelaku menunjukkan peran bahasa dalam membentuk suatu persepsi publik, empati, dan normalisasi kekerasan. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran kritis terhadap framing media daring (online) dan urgensi pembangunan narasi yang berpihak pada korban.

 

 

References

Adiyanto, Wiwid., (2020). Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Ruang Diskusi Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual di Lingkungan Akademis, Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 6 (2), 79.

Akbar, Dzulhi D., Sholihul Abidin, (2020). Analisis Wacana Sara Mills Pemberitaan Blaming Victim Perempuan Korban Pemerkosaan pada Okazone.Com.

Amir,A. M., (2024). Tanggapan Mahasiswa Terhadap Pemahaman Mengenai Kekerasan Seksual di Media Sosial (Studi Kuantitatif Pada Mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Tadulako), Jurnal Darma Agung, 32 (2),113.

Dania,I. R., (2020). Kekerasan Seksual Pada Anak, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 19 (1), 48.

Fiantika,F.R., dkk., Metodologi Penelitian Kualitatif, Padang: PT. GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI, 2022, hlm. 4

Firmanda, Hengki., et al., (2023). Perlindungan Korban Kekerasan Seksual yang Mengalami Victim Blaming di Media Sosial Berdasarkan Aliran Realisme Hukum, Jurnal Reformasi Hukum, 27 (1), 33.

Kania, Dewi. dan Agus Hamdani, (2023). Representasi Wanita Dibalik Kosa Kata Berita (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Kekerasan Seksual Pada Media Indonesia), Jurnal Pemebelajaran Bahasa dan Sastra, 10 (1), 35, https://doi.org/10.30595/mtf.v10i1.17674

Kaolin,V. N., dan idola Perdina Putri, (2019). Analisis Wacana Perempuan dalam Film Kartini Karya Hanung Bramantyo Analisis Wacana Kritis Sara Mills, Eproceedings of Management, 6 (1),1470

Lesmana, Dionisius., dan Gabriella Monique Valentina, (2022). Perspektif Perempuan dalam Film Mimi Melalui Analisis Wacana Kritis Sara Mills, Jurnal Ilmu Komunikasi, 10 (1), 32.

Lubis, P. B., (2023). Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills dalam Media Sosial Pada Akun Instagram @lambeturah, Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3 (1).

Medvi, Alya., dan Mhd Syahminan (2024). Strategi Komunikasi dan Penanggulangan Pelecehan Seksual dalam Media Sosial TikTok, Jurnal Sains Sosio Humaniora, 8 (1), 88.

Novitasari, Mei., (2018). Diskriminasi Gender dalam Produk Budaya Populer (Analisis Wacana Sara Mills Pada Novel “Entrok), Jurnal Semiotika, 12 (2),159.

Sariasih, Wiwit., et al., (2023). Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Cerpen Sepasang Mata Dinaya yang Terpenjara, Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 6 (2),541, https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i2.607

Senaharjanta,I. L., et al., (2022). Representasi Pergolakan Batin Perempuan dalam Film Little Women, Jurnal Sense, 5 (1), 57-58

Sumakud,V. P. J., dan Virgitta Septyana, (2020). Analisis Pejuangan Perempuan dalam Menolak Budaya Patriarki, Jurnal Semiotika, 14 (1), 84.

Wardani, Vera., Jamaluddin, (2019). Peran Perempuan dan Relasi Gender dalam Ayat-Ayat Cinta 2 (Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills). Jurnal Sains Riset. 9(2), 61.

Widiyaningrum, Wahyu., dan Umaimah Wahid, (2021). Analisis Wacana Sara Mills Tentang Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan, International Journal of Child and Gender Studies, 7 (1), 17.

Yufi, Moch., (2023). Relasi Kuasa Pengetahuan Tentang Kekerasan Seksual di Media Sosial, Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 8 (2), 76.

Downloads

Published

2025-09-20

How to Cite

Nadia, N. N., & Putikadyanto, A. P. A. (2025). Analisis Wacana Posisi Pembaca Pada Pemberitaan Kekerasan Seksual Di Media Daring Tik Tok : Perspektif Sara Mills . Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(4), 1496–1503. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2446

Issue

Section

Articles