Pengaruh STEAM QUEST terhadap Keterlibatan, Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar IPAS serta Gender

Authors

  • Muhammad Ariyansyah Noor Magister Pendidikan Dasar, Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia
  • Suciati
  • Suyadi

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v5i1.3013

Keywords:

STEAM QUEST, Keterlibatan Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Respons Gender

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran konvensional yang cenderung pasif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendekatan STEAM terhadap keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), serta mengkaji respons berdasarkan gender. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain kelompok kontrol nonekuivalen. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 034 Kampung Bugis, melibatkan 53 peserta didik kelas IV. Sampel dibagi menjadi kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran inovatif STEAM QUEST meliputi tahap Question (pertanyaan ajaib), Understand (berburu jawaban), Explore (membuat model), Solve (uji coba), dan Tell (bagikan cerita),  kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir, sedangkan data keterlibatan dikumpulkan menggunakan angket pada akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan STEAM memberikan pengaruh signifikan dan lebih unggul pada ketiga variabel. Terdapat perbedaan signifikan dalam keterlibatan dengan nilai p = 0,002, peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan N-Gain 0,41 kategori sedang di kelas eksperimen berbanding 0,26 di kelas kontrol serta nilai p = 0,032, dan hasil belajar dengan nilai p = 0,002. Analisis gender menunjukkan pendekatan ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dengan menyempitnya kesenjangan gender. Disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan aspek-aspek tersebut dibandingkan pembelajaran konvensional, serta mendorong partisipasi yang lebih seimbang antar gender.  

References

Arsy, I., & Syamsulrizal, S. (2021). Pengaruh pembelajaran STEAM (Science, technology, engineering, arts, and mathematics) terhadap kreativitas peserta didik. Biolearning Journal, 8(1), 24–26. https://doi.org/10.36232/jurnalbiolearning.v8i1.1019

Bassachs, M., Cañabate, D., Nogué, L., Serra, T., Bubnys, R., & Colomer, J. (2020). Fostering Critical Reflection in Primary Education through STEAM Approaches. Education Sciences, 10(12), 384, https://doi.org/10.3390/educsci10120384

Cooke, S. (2022). The Impact of Design Thinking and Steam Learning on Student Engagement. He Rourou, 2(1), 109–125. https://herourou.academyex.ac.nz/index.php/herourou/article/view/7153

Ennis, R. (2011). Critical Thinking : Reflection and Perspective Part I. Inquiry: Critical Thinking Across the Disciplines, 26(2), 4–18. https://doi.org/10.5840/inquiryctnews20112613

Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School Engagement: Potential of the Concept, State of the Evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109. https://doi.org/10.3102/00346543074001059

Gaisey, I. K., Ntroaduro, A., Ofosuhene Peasah, B. S., Anane, C., Oduro, T., & Attila, F. L. (2024). Gender Differences on the Effects of Learning Environments on Academic Performance Among Tertiary Students. Education & Youth Research - EYOR, 4(2), 130–139. https://doi.org/10.59041/eyor.1575270

Maknun, J. et al (2020). Implementation of Guided Inquiry Learning Model to Improve Understanding Physics Concepts and Critical Thinking Skill of Vocational High School Students. International Education Studies, 13(6), 117. https://doi.org/10.5539/ies.v13n6p117

Mardlotillah, A. N., Suhartono, & Dimyati. (2020). Pengaruh Pembelajaran STEAM Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Siswa Kelas V MI Hidayatul Mubtadi’in Jagalempeni. JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 7(2), 157–167. https://doi.org/10.26555/jpsd.v7i2.17280

Maričić, M., & Lavicza, Z. (2024). Enhancing student engagement through emerging technology integration in STEAM learning environments. Education and Information Technologies, 29(17), 23361–23389. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12710-2

Pedrosa de Souza, D. & Ferreira (2025), Potentials of the Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics (STEAM) education for gender inclusion in science: A systematic literature review, Revista Electrónica de Enseñanza de las Ciencias Vol. 24, No. 1, 186-207

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-Determination Theory and the Facilitation of Intrinsic Motivation, Social Development, and Well-Being Self-Determination Theory. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037//0003-066x.55.1.68

Soto, P., López, V., Bravo, P., Urbina, C., Báez, T., Acum, F., Ipinza, R., Venegas, J., Jeldes, J. C., González, C., Lepe, S., & González, J. (2024). Towards a gendered STEAM education approach: building a comprehensive model to strengthen girls’ and students with non-conforming gender identities’ STEAM trajectories in Chilean public schools. London Review of Education , 22(1). https://doi.org/10.14324/lre.22.1.06

Sukarma, I. K., Budayasa, I. K., & Suwarsono. (2019). Gender, cognitive style and its relationship with critical thinking. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME), 9(5 Ser. IV), 62–67. https://doi.org/10.9790/7388-0905046267

Umami, M. R., Saputra, H. J., & Kiswoyo, K. (2023). Efektivitas Pembelajaran Melalui STEAM Pada Kurikulum Merdeka Di SDN Palebon 01. Wawasan Pendidikan, 3(2), 669–678. https://doi.org/10.26877/wp.v3i2.16277

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Ariyansyah Noor, M., Suciati, & Suyadi. (2026). Pengaruh STEAM QUEST terhadap Keterlibatan, Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar IPAS serta Gender. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 160–171. https://doi.org/10.56916/ejip.v5i1.3013

Issue

Section

Articles