Strategi Kepala Sekolah Dalam Menciptakan Karakter Toleransi Antar Siswa Beragama
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1390Keywords:
Peran Kepala Sekolah, Toleransi, Peserta DidikAbstract
Keberagaman agama dan budaya di Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mempertahankan harmoni sosial, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan. Sebagai sosok sentral dalam kepemimpinan, kepala Keberagaman agama dan budaya di Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mempertahankan harmoni sosial, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan seperti SDN 1 Sumberanyar, Banyuputih Situbondo. Sebagai sosok sentral dalam kepemimpinan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun iklim sekolah yang inklusif dan suportif guna memperkuat nilai-nilai kerukunan antarumat beragama dan moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan inklusif kepala sekolah dalam mendorong keharmonisan antaragama serta mengimplementasikan prinsip-prinsip moderasi beragama, khususnya di kalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan pola kepemimpinan inklusif mampu menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman serta mendorong terjadinya dialog lintas agama. Pelaksanaan program seperti kegiatan lintas agama dan pelibatan siswa dalam forum diskusi terstruktur terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati. Selain itu, kepala sekolah dengan kecenderungan kepemimpinan inklusif umumnya mampu mengidentifikasi potensi konflik dan menyelesaikannya melalui pendekatan yang adil dan transparan. Temuan ini menegaskan kontribusi signifikan kepemimpinan inklusif dalam membentuk budaya sekolah yang harmonis dan toleran di tengah konteks pluralistik. Dengan demikian, kepemimpinan inklusif muncul sebagai faktor kunci dalam mendorong implementasi moderasi beragama di lingkungan pendidikan. Hasil studi ini memberikan implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan lingkungan sekolah yang inklusif, aman, dan menghargai keberagaman.
References
Akriani, F., Handoko, Y., & Sunaryo, U. (2022). Fungsi manajerial kepala madrasah dalam menciptakan madrasah efektif di MTs Negeri 1 Lampung Timur. UNISAN Journal, 3(4), 686–696. http://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/256
Alkasih, Z. (2024). Pentingnya kepemimpinan dalam satuan pendidikan anak usia dini. JECED: Journal of Early Childhood Education and Development, 6(1), 42–52. https://jurnalftk.uinsa.ac.id/index.php/JCED/article/view/3793
Asriyanto, M., Janah, F., & Setiawan, A. (2023). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam penanaman nilai toleransi pada peserta didik di SMP Negeri 38 Samarinda. Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 4(1), 31–44. https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v4i1.6565
Baehaki. (2023). Faktor penghambat guru dalam menerapkan kurikulum merdeka. Conference of Elementary Studies, 138. https://journal.um-surabaya.ac.id/Pro/article/view/19722
Chandra, Y., Saputra, K., Tinggi, S., Katolik, A., Pontianak, N., Katolik, P. A., & Sosial, H. (n.d.). Moderasi beragama dalam pendidikan agama Katolik: Membangun harmoni di tengah keberagaman. [Media publikasi tidak disebutkan], 74–88.
Diah Pebriyanti, & Badilla, I. (2023). Implementasi pendidikan karakter siswa di kelas pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1325–1334. https://doi.org/10.31949/jee.v6i3.6050
El, D., Jurnal, I., E-issn, P. H. P., Ahmad, I., & Probolinggo, D. (2025). Penanaman nilai-nilai Islam wasathiyah. [Nama jurnal tidak lengkap], 12(1), 86–99.
Febriani, R. (2021). Mitra PGMI. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 7(2), 121–127.
Fuadi, S. (2023). Efektivitas kepemimpinan organisasi struktural kyai dalam pencapaian keunggulan kompetitif pendidikan pesantren (Studi pada PPM Nurussalam-Sidogede). Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (Tarbiyatul Misbah), 26, 89–115.
Gunawan, D. I., & Rahmani, N. A. B. (2022). Analisis sistem perencanaan sumber daya manusia pada Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(4), 460–468. https://ejurnal.provisi.ac.id/index.php/jurnalmahasiswa/article/view/472
Hanafie, I., Fauzan, U., & Malihah, N. (2024). Nilai-nilai moderasi beragama dalam kerangka berpikir capaian pembelajaran mata pelajaran PAI jenjang SMA pada Kurikulum Merdeka. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(2), 1106. https://doi.org/10.35931/aq.v18i2.3390
Hasanah, J. U., & Nurqori’ah, S. (2022). Upaya meningkatkan kesejahteraan di tengah keragaman siswa melalui pendidikan multikultural di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15(2), 158–171. https://doi.org/10.30863/didaktika.v15i2.2238
Hidayati, H., Quddus, A., Saparudin, S., & Aulia, H. D. (2024). Peran MGMP PAI dalam penguatan kompetensi dan kinerja guru di zona utara Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 997–1008. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2201
Hilmin, D. N., & Yanuarti, E. (2023). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 57–68. https://doi.org/10.53649/symfonia.v3i1.34
Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran pendidikan kebinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15–29. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192
Khairunniza, L. D. E., Maftuh, B., & Setiadi, E. M. (2023). Memahami hubungan antara fenomena cancel culture dan pembentukan keterampilan resolusi konflik dalam pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial: Media sosial sebagai arena konflik. Kolaborasi Resolusi Konflik, 5, 137–150.
Maaslahah, S. (2024). Bermain gadget pada anak usia dini Dusun Lorokan. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 5, 157–170.
Maharani, D. A., Wijaya, F. R., Izzati, E. W., Nisak, H., Putri, M., Islam, U., Sunan, N., & Surabaya, A. (2025). Inovasi pendidikan Nusantara. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 6(2), 486–505.
Maharani, M. S., & Rahmaniar, Y. (2023). Moderasi beragama pada kurikulum Pendidikan Agama Islam di madrasah. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 51. https://doi.org/10.29240/belajea.v8i1.6436
Manajemen, J. I., & Vol, S. P. (2025). Online journal system. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 5(1), 37–47.
Mazid, S., & Istianah, A. (2023). Pendidikan kewarganegaraan: Membangun sekolah damai untuk wujudkan lingkungan masyarakat aman dan sejahtera. Al-I’timad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(2), 181–198. https://doi.org/10.35878/alitimad.v1i2.907
Mikraj, A. L., Nikmatulloh, F., Muzdalifa, S., Nadya, A., & Nurjanah, S. (2025). Kepemimpinan kepala sekolah untuk mewujudkan sekolah sebagai wadah moderasi beragama. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 5(Juni), 442–449.
Moderasi, D., & Di, B. (2025). Kepemimpinan inklusif kepala sekolah dalam menjaga kerukunan. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 3(1), 37–51. https://doi.org/10.37680/ssa.v3i1.6299
Mohammad, W., & Maulidiyah, N. R. (2023). Jurnal multidisiplin ilmu sosial. Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 1(2), 211–221.
Murtafiah, N. H. (2021). Analisis manajemen pengembangan sumber daya manusia yang handal dan profesional (Studi kasus: IAI An-Nur Lampung). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 789–812. https://doi.org/10.30868/ei.v10i02.2358
Nasution, R., & Albina, M. (2024). Pendidikan multikultural: Membangun kesatuan dalam keanekaragaman. Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(2), 164–173. https://doi.org/10.31959/js.v2i2.2781
Nomor, V., Hal, J., Sari, L. N., & As, A. (2024). Memperkuat pembentukan sikap religius peserta didik melalui pengenalan Asma’ul Husna di SD Negeri 03 Balong. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam, 2, 19–25. https://doi.org/10.30596/jippi.v2i1.36
Nurhakim, R. H., Lubis, P. H., & Susanto, R. (2023). Harmoni beragama melalui pendidikan: Peran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk generasi moderat. Prosiding Penelitian, 241–254. http://156.67.214.213/index.php/prosidingagama/article/view/391
Nurhayati. (2022). Determinasi manajemen pendidikan Islam. JMPIS, 3(1).
Rahma, T., Lemuel, Y., Fitriana, D., Fanani, T. R. A., & Sekarjati, R. D. L. G. (2022). Intolerance in the flow of information in the era of globalization: How to approach the moral values of Pancasila and the Constitution? Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 1(1), 33–118. https://doi.org/10.15294/ijpgc.v1i1.56878
Ridho, A., & Chaniago, N. S. (2024). Peran manajerial kepala sekolah dalam mengelola konflik di sekolah MTs Hubbul Wathon. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2, 667–676. https://doi.org/10.30868/im.v7i02.7175
Ruswansyah, D., Andari, A. A., Hidayah, N., & Zulkarnain, I. (2022). Implementasi supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di Sekolah Menengah Kejuruan Citra Angkasa Bandar Lampung. UNISAN Journal: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 00(00), 1–12. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal
Shofia Rohmah, N. N., Markhamah, Sabar Narimo, & Choiriyah Widyasari. (2023). Strategi penguatan profil pelajar Pancasila dimensi berkebhinekaan global di sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1254–1269. https://doi.org/10.31949/jee.v6i3.6124
Shofiyyah, N. A., Komarudin, T. S., & Ulum, M. (2023). Integrasi nilai-nilai Islami dalam praktik kepemimpinan pendidikan: Membangun lingkungan pembelajaran yang berdaya saing. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 66–77. https://doi.org/10.19109/elidare.v9i2.19383
Siswa, D. A. N. K. (2024). Penggunaan teknik pembelajaran cooperative learning dalam Pendidikan Agama Islam untuk mendorong kolaborasi. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 308–320.
Thahir, M. (2023). Tantangan dan strategi dalam mengatasi perbedaan budaya dan agama di Indonesia. Dakwatun: Jurnal Manajemen Dakwah, 2(1), 132–143. https://doi.org/10.58194/jdmd.v2i1.757
Ulwiyah, N., Solichin, M., As, M. Z. W., & Hasunah, U. (2024). Manajemen strategis pendidikan ramah anak madrasah ibtidaiyah di lingkungan pesantren sebagai pemenuhan hak asasi manusia sejak dini. [Nama Jurnal Tidak Tersedia], 3.
Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Integrasi linguistik dalam pendidikan multikultural di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 20–33.
Wahid, A. (2024). Moderasi beragama dalam perspektif Pendidikan Agama Islam: Implementasi dalam pendidikan multikultural di Indonesia. Scholars, 2(1), 29–36. https://doi.org/10.31959/js.v2i1.2367
Windayani, N. L. I., Dewi, N. W. R., Laia, B., Sriartha, I. P., & Mudana, W. (2024). Membangun kesadaran multikultural melalui implementasi model pendidikan inklusif di sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(2), 383–396. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i2.2889
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Rifki Harianto, Abdurrahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







