Integrasi Nilai-Nilai Tawassuth dalam Pengembangan Budaya Lokal
Studi Kasus Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Pesantren Sains Tebuireng Jombang
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1716Keywords:
Tawassuth, budaya lokal, pendidikan agama Islam, pesantren, nilai moderatAbstract
Era globalisasi menimbulkan tantangan terhadap pelestarian budaya lokal dan identitas keagamaan, sehingga diperlukan pendekatan moderat dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi nilai-nilai tawassuth dalam mengembangkan budaya lokal melalui peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di pesantren. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dilakukan di Pesantren Sains Tebuireng Jombang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengasuh, ustadz, pengurus, pembina, dan santri, observasi partisipatif terhadap kegiatan pesantren, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif model Miles dan Huberman dengan triangulasi untuk validasi. Implementasi nilai tawassuth terwujud melalui tiga dimensi: kegiatan harian (shalat berjamaah, pengajian al-Qur'an, diniyah), kegiatan mingguan (jam'iyah kamar, tahlil, ro'an), dan kegiatan bulanan (ziarah makam, muhadharah, diba'iyah). Pembelajaran PAI terintegrasi antara dimensi teoritis melalui madrasah diniyah dan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi kompetensi ustadz dan lingkungan kondusif, sedangkan penghambat adalah keragaman karakter santri. Nilai-nilai tawassuth berhasil diintegrasikan dalam budaya lokal pesantren melalui pembelajaran PAI yang holistik, menciptakan model pendidikan Islam moderat yang responsif terhadap tantangan globalisasi tanpa kehilangan identitas tradisional.
References
Anwarudin, U. K. (2020). Analisis Implementasi Pendidikan Islam Wasathiyah dalam Mengembangkan Pemikiran Holistik Mahasiswa. Jurnal At-Tadbir: Media Hukum Dan Pemikiran, 30(2), 30(2), 282.
Aprinta, G. E. (2023). Globalisasi Budaya, Homogenisasi dan pengaruhnya terhadap identitas budaya lokal. Janaloka: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2 DESEMBER), 71-80.
Arif, K. M. (2021). Concept and implementation of religious moderation in Indonesia. AlRisalah: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, 12(1), 90-106.
Farhaeni, M., & Martini, S. (2023). Pentingnya pendidikan nilai-nilai budaya dalam mempertahankan warisan budaya lokal di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(2).
Hasan, Z., Pradhana, R. F., Andika, A. P., & Al Jabbar, M. R. D. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 73-82.
Hendra, T., Adzani, S. A. N., & Muslim, K. L. (2023). Dakwah Islam dan kearifan budaya lokal: Konsep dan strategi menyebarkan ajaran Islam. Journal of Da'wah, 2(1), 65-82.
Hiqmatunnisa, H., & Zafi, A. A. (2020). Penerapan nilai-nilai moderasi Islam dalam pembelajaran Fiqih di PTKIN menggunakan konsep Problem Basic Learning. Jipis, 29(1), 27-35.
Jadidah, I. T., Alfarizi, M. R., Liza, L. L., Sapitri, W., & Khairunnisa, N. (2023). Analisis Pengaruh Arus Globalisasi Terhadap Budaya Lokal (Indonesia). Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 3(2), 40-47.
Kadi, Titi. (2023). Dinamika Pendidikan Agama Islam dalam Pengarusutamaan Islam Wasathiyah. Lumajang: Klik Media.
Miftah, M., & Nursikhin, M. (2024). Tawasuth Dan Dinamika Sosial Antarumat Beragama: Menyelami Nilai-Nilai Wasathiyah Islamiyyah. Afeksi Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(1), 52-59.
Shofia, A. N., Mansur, R., & Afifulloh, M. (2023). Implementasi Nilai Tawasuth Pada Pembelajaran Pendidikan Aqidah Akhlak Di Mts Almaarif 01 Singosari Malang Malang. Vicratina: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 8(5), 245-251.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nadya Tahta Salsabila, Rofiatul Hosna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







