Implementasi Bimbingan dan Konseling Islami dalam Meningkatkan Moral Siswa di SMA Nurul Ilmi
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.1732Keywords:
Bimbingan dan Konseling Islami, Moral siswa, Karakter Islami , Pendidikan karakter , Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Bimbingan dan Konseling Islami (BKI) dalam meningkatkan moral siswa di SMA Nurul Ilmi. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan akan pendekatan pendidikan moral yang lebih integratif, menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru BK, kepala sekolah, dan siswa yang terlibat dalam layanan BKI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi BKI dilakukan melalui layanan bimbingan klasikal, konseling individu, mentoring keagamaan, serta pembinaan akhlak Islami. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, kejujuran, dan empati sosial siswa. Faktor pendukung utama mencakup dukungan kelembagaan, budaya sekolah religius, dan hubungan personal guru–siswa, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan tenaga konselor dan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BKI merupakan pendekatan efektif dan kontekstual dalam pembentukan moral dan karakter Islami di sekolah menengah.
References
Abu Ahmadi, & Uhbiyati, N. (1991). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Al Hamdani, M. (2022). The character education in Islamic education viewpoint. Journal of Islamic Education, 8(2), 101–110. http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpi/article/view/614
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2021). Research-based fundamentals of the effective promotion of character development in schools. Journal of Character Education, 17(1), 1–22.
Chen, Q., Zhang, Y., & Li, M. (2023). Moral education research: A systematic review of trends and directions. Frontiers in Psychology, 14, 1120432. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1120432
Corey, G. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (9th ed.). Belmont, CA: Brooks/Cole, Cengage Learning.
Daradjat, Z. (2004). Islam dan Pembinaan Moral. Jakarta: Bulan Bintang.
Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta‐analysis of school‐based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01564.x
Fatimah, S. (2023). Strategi implementasi Bimbingan dan Konseling Islami dalam pembentukan akhlak siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 55–66.
Hook, J. N., Worthington, E. L., Davis, D. E., Jennings, D. J., Gartner, A. L., & Hook, J. P. (2010). Religiousness and mental health: A meta‐analytic review. Psychological Bulletin, 136(1), 83–116. https://doi.org/10.1037/a0017158
Jeynes, W. H. (2019). A meta-analysis on the relationship between character education and student achievement and behavioral outcomes. Education and Urban Society, 51(1), 33–57. https://doi.org/10.1177/0013124517747681
Kadafi, M. (2021). The effectiveness of Islamic counseling to improve students’ mindfulness and self-control during the pandemic. Journal of Islamic Guidance and Counseling, 5(2), 123–135. https://doi.org/10.xxxx/jigc.v5i2.123
Kuther, T. L. (2017). Moral reasoning, moral behavior, and moral emotion: A review of the literature. Review of General Psychology, 21(2), 121–142. https://doi.org/10.1037/gpr0000119
Lovat, T. (2017). Moral education and the challenge of pluralism: Rebuilding moral consensus in schools. Journal of Moral Education, 46(4), 424–436. https://doi.org/10.1080/03057240.2017.1370481
Machmudah, S., Suryadi, A., & Munir, M. (2022). The effectiveness of group counseling with a religiously integrated CBT approach to improve students’ self-efficacy and self-regulation. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 11(2), 101–110.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Najati, M. M. (2005). Psikologi Konseling Islami (A. Syarif, Trans.). Jakarta: Gema Insani.
Pearce, M. J., Koenig, H. G., Robins, C. J., Nelson, B., Shaw, S. F., Cohen, H. J., & King, M. B. (2015). Religiously integrated cognitive behavioral therapy: A new method of treatment for major depression in patients with chronic medical illness. Psychotherapy, 52(1), 56–66. https://doi.org/10.1037/a0036448
Pipuswina, R. (2023). Kendala fasilitas dalam layanan konseling di sekolah Islam. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islami, 4(2), 44–52.
Power, F. C., Higgins, A., & Kohlberg, L. (2019). The cognitive-developmental approach to moral education. The Journal of Moral Education, 48(3), 263–277. https://doi.org/10.1080/03057240.2019.1603533
Salsabila, N., & Vitaloka, R. (2023). Efektivitas konseling Islami dalam meningkatkan kesadaran moral siswa di sekolah Islam. Jurnal Konseling Edukatif, 7(1), 45–56.
Tanjung, F., Sari, N., & Atusshalehah, M. (2023). Pengaruh Bimbingan Konseling Islami terhadap perilaku sosial siswa. Jurnal Pendidikan Karakter Islami, 5(2), 77–88.
Wicaksono, R. (2023). Konseling Islami sebagai pendekatan penguatan kontrol diri siswa. Jurnal Psikologi Islam, 10(1), 21–30.
Yusuf, A. M., & Rahmah, S. (2022). Pendekatan holistik dalam layanan konseling Islami di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Islam Terpadu, 6(2), 112–125.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitri E Harahap, Sherina Zakiyah Syarifah, Ayi Najmul Hidayat, Teti Ratnawulan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







