Pengembangan LKPD Berbasis Kearifan Lokal Sasak Pada Materi “Menghargai Keberagaman Suku, Bangsa, dan Budaya di Indonesia” Kelas IV SDN 1 Mataram
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2057Keywords:
LKPD, Kearifan Lokal Sasak, Pendidikan Pancasila, Kurikulum MerdekaAbstract
Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran penting yang berperan dalam menanamkan nilai kebangsaan dan membentuk karakter peserta didik. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar sering kurang diminati karena belum mengintegrasikan kearifan lokal yang dekat dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Sasak pada materi “Menghargai Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia” untuk kelas IV SDN 1 Mataram. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data diperoleh melalui validasi ahli, penilaian guru, dan angket respon siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan LKPD yang dikembangkan termasuk kategori sangat layak, dengan validasi guru lebih dari 90% dan respon siswa berada pada kategori “sangat baik”. Uji coba menghasilkan persentase 95,8% (skala kecil, 6 siswa) dan 98,9% (skala besar, 12 siswa). Integrasi budaya Sasak seperti rumah adat, pakaian, makanan, dan kesenian membuat pembelajaran lebih menarik, kontekstual, serta meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Dengan demikian, LKPD ini layak digunakan sebagai bahan ajar alternatif Pendidikan Pancasila sekaligus sarana menanamkan nilai nasionalisme.
References
Arianty, N., Restian, A., & Mukhlishina, I. (2021). Pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal Kecamatan Lawang untuk meningkatkan karakter kebangsaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(3), 145–156. https://doi.org/10.21009/jpd.123.145
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Ervina Anatasya, N., Wijayanti, A., & Nurlaila, S. (2021). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 22–33. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.35877
Hanifah, L., & Pramudiani, P. (2021). Integrasi nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 243–255. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.35467
Kurniasih, I., & Sani, B. (2022). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum Merdeka. Bandung: Alfabeta.
Nurgiansah, T. H. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai pondasi pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 10–20. https://doi.org/10.17977/um019v6i12021p10
Nurhayati, D., Rahman, A., & Sulastri, T. (2022). Implementasi pembelajaran berbasis budaya lokal dalam penguatan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(4), 220–230. https://doi.org/10.36706/jip.v7i4.1125
Pratama, Y., & Sari, E. P. (2022). Desain LKPD berbasis kontekstual untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 67–78. https://doi.org/10.24036/jtp.v24i1.2309
Pratiwi, A., & Yusri, M. (2022). Nilai-nilai kearifan lokal sebagai dasar pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(3), 189–198. https://doi.org/10.24832/jpk.v7i3.2554
Rahmawati, N., & Hidayat, R. (2023). Pendidikan Pancasila dan penguatan identitas nasional berbasis nilai-nilai lokal. Jurnal Civic Education, 11(1), 35–47. https://doi.org/10.31571/civic.v11i1.4189
Ramadhani, D., Prayogi, S., & Yanti, N. (2023). Efektivitas media pembelajaran berbasis budaya lokal dalam meningkatkan sikap nasionalisme siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan IPS, 8(2), 102–115.
Sari, M., & Hartati, T. (2021). Penggunaan LKPD kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dasar, 5(1), 55–64. https://doi.org/10.21009/jipd.51.55
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tegeh, I. M., Jampel, I. N., & Pudjawan, K. (2022). Model-Model Pengembangan Pembelajaran: ADDIE, ASSURE, dan Dick & Carey. Yogyakarta: Deepublish.
Wahyuni, S. (2023). Analisis kebutuhan sebagai dasar pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengembangan Pendidikan, 9(1), 55–64. https://doi.org/10.31219/osf.io/wahyuni2023
Wulandari, R., & Lamopia, D. (2019). Erosi nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter generasi muda. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(2), 88–97. https://doi.org/10.24832/jpk.v4i2.996
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Diah Laili Yusri, Muhammad Makki, Muhammad Tahir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







