Fenomena Bahasa Plesetan dalam Komunikasi Digital Siswa: Antara Kreativitas dan Degradasi Literasi
DOI:
https://doi.org/10.56916/ejip.v5i1.2965Keywords:
Bahasa Plesetan , Literasi Bahasa , Literasi Digital , Kreativitas Linguistik , Pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstract
Perkembangan teknologi digital telah memunculkan fenomena bahasa plesetan yang intensif digunakan siswa dalam komunikasi daring, namun dampaknya terhadap kemampuan literasi bahasa formal masih menjadi perdebatan. Penelitian ini menganalisis bentuk, karakteristik, dan pengaruh bahasa plesetan terhadap kemampuan literasi bahasa siswa di era digital, serta mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, menganalisis 32 publikasi ilmiah melalui teknik analisis isi. Temuan menunjukkan bahasa plesetan didominasi oleh modifikasi fonologis (83,3%) dan semantik (77,8%), dengan fungsi yang melampaui humor meliputi pembentukan identitas kelompok (80%) dan kritik sosial (65%). Bahasa plesetan meningkatkan kreativitas linguistik dan kesadaran metalinguistik, namun menghambat penguasaan ejaan baku, struktur kalimat formal, dan kosakata akademik. Literasi digital terbukti berfungsi sebagai variabel mediasi yang menentukan dampak positif atau negatif terhadap literasi formal. Strategi pembelajaran efektif mencakup pengajaran eksplisit register bahasa, analisis kritis bahasa plesetan, dan integrasi literasi digital. Pengaruh bahasa plesetan bersifat paradoks dan kontingensi, bergantung pada literasi digital siswa dan kualitas pembinaan pedagogis.
References
Abni, S. R., Suyatno, Ahmadi, A., & Maulida, S. (2024). Integrasi media digital dalam pembelajaran literasi sastra anak di tingkat sekolah dasar. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 171–183. https://doi.org/10.32528/bb.v9i2.2551
Ahmadi, A. (2019). Menggali jejak membaca sastra dalam pandangan filsuf Sartre. Discovery, 4(2), 530–532.
Alakrash, H. M., & Abdul Razak, N. (2021). Technology-based language learning: Investigation of digital technology and digital literacy. Sustainability, 13(21), 12304. https://doi.org/10.3390/su132112304
Azizah, M. P. N., Ahmadi, A., & Yuniseffendri. (2023). Kombinasi media pembelajaran modern dan tradisional dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTs Darul Ulum Petiyin. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 3(2), 218–230. https://doi.org/10.53299/jppi.v3i2.349
Fatjeriyah, N. A., Andini, F. I., Safira, F. D., Zulkarnain, M. K. Z., Nabilla, V. S. R. R., & Hayati, E. N. (2023). Pengaruh media sosial terhadap penggunaan bahasa. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1-10. https://doi.org/10.5281/zenodo.7976409
Hafidhi, N. M., Hanafi, Y., Hadi, S., Suyitno, I., & Anggraini, A. E. (2024). Literasi digital siswa sekolah dasar: Penggunaan bahan ajar berbasis digital pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/13690
Husaeni, A. S., Hidayat, R., & Khadijah, I. (2023). Peran literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V MI. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8913–8918. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2697
Isnaini, Z. D., & Sabardilla, A. (2024). Bentuk, fungsi, dan makna ragam bahasa dalam jejaring sosial media Instagram @diskonsolo. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 40–57. https://doi.org/10.33603/deiksis.v9i1.6347
Iswatiningsih, D., Fauzan, & Pangesti, F. (2025). Ekspresi remaja milenial melalui penggunaan bahasa gaul di media sosial. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.18301
Kinanti, K. P., & Riskawati, Y. (2021). Jenis dan fungsi permainan bahasa (bahasa plesetan): Kajian sosiolinguistik. Jurnal Hasta Wiyata, 4(2), 133–149. https://doi.org/10.21776/ub.hastawiyata.2021.004.02.03
Krisadewa, M. F., & Rahardi, K. (2025). Bahasa jenaka di kalangan mahasiswa: Kajian sosiopragmatik. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, 1(1), 15–29. https://aksiologi.org/index.php/tanda/article/view/191
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Kurniawati, N. (2019). Penggunaan Bahasa Gaul Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia I Sman 3 Ciamis. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 1-8. http://dx.doi.org/10.25157/diksatrasia.v3i1.2429
Mahesti, A., & Jaya, A. (2024). Dinamika Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Gaul di Kalangan Generasi Muda. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 7(2). https://doi.org/10.31851/parataksis.v7i2.16522
Mahmud, A. F., Mahmud, M., Weda, S., & Munir. (2025). Digital literacy in action: An ethnographic study of EFL classrooms in Indonesian senior high school. Eduvelop: Journal of English Education and Development, 9(1), 9–35. https://doi.org/10.31605/eduvelop.v9i1.5341
Nadhiroh, U., & Ahmadi, A. (2024). Pendidikan inklusif: membangun lingkungan pembelajaran yang mendukung kesetaraan dan kearifan budaya. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 8(1), 11-22. http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v8i1.14072
Polii, F. F., & Ahmadi, A. (2024). Integrasi kearifan lokal untuk pendidikan yang memerdekakan dalam pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah dasar: Sebuah kajian literatur. Deiksis, 16(2), 234–246. https://doi.org/10.30998/deiksis.v16i2.23021
Rahma, S., Ramly, R., & Nurhusna, N. (2024). Tingkat literasi digital guru Bahasa Indonesia dalam menyajikan pembelajaran tingkat SMA di Kabupaten Gowa. TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(3). https://doi.org/10.59562/titikdua.v3i3.47380
Sastromiharjo, A., & Hadianto, D. (2024). Kreativitas linguistik dalam era digital. Penerbit Universitas Pendidikan Indonesia.
Setiawan, M. F., & Hambali, R. Y. A. (2023). Analisis Permainan Bahasa dalam Ungkapan “Wacana Penundaan Pemilu Tahun 2024”: Perspektif Ludwig Wittgenstein. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 19, pp. 808-818). https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/1561
Simamora, H., Simangunsong, J. S., Sartika, S., Larista, L., Panjaitan, J., & Lubis, F. (2023). Pengaruh literasi digital terhadap keterampilan membaca dan menulis Bahasa Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(6), 158–163. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i6.126
Sundary, L., & Fauzah. (2024). Studi analisis perkembangan Bahasa Indonesia di era digital. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(3), 11295–11303. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11633
Wijayanti, R., & Dewi, D. W. C. (2023). Pengaruh Bahasa Gaul Dalam Media Sosial Terhadap Bahasa Indonesia Dan Agama Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(6), 1374-1389. https://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/article/view/867
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Nova, Anas Ahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







