Kekerasan Sebagai Produk Sistem: Analisis Kegagalan Tata Tertib Sekolah Dalam Membangun Kepatuhan Siswa

Authors

  • Dedy Supriyadi Guru
  • Anas Ahmadi

DOI:

https://doi.org/10.56916/ejip.v5i1.2973

Keywords:

Kekerasan Sekolah, Penegakan Disiplin, Tata Tertib Sekolah, Disiplin Positif, Keadilan Restoratif, Hak Anak, Relasi Guru-Siswa

Abstract

Kekerasan dalam penegakan disiplin di sekolah mengancam esensi pendidikan sebagai proses humanis dan transformatif. Penelitian ini menganalisis kegagalan sistem tata tertib sekolah dalam membangun kepatuhan siswa dan mengidentifikasi faktor penyebab kekerasan dalam konteks penegakan disiplin di SMP Negeri 24 Penajam Paser Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 18 partisipan (6 guru, 9 siswa, 2 pimpinan sekolah, 3 orang tua), observasi partisipatif selama dua bulan, dan analisis dokumen sekolah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Ditemukan empat faktor utama penyebab kekerasan: ketidakjelasan sistem tata tertib, kurangnya keterampilan manajemen konflik guru, budaya sekolah yang mentolerir kekerasan, dan kesenjangan ekspektasi-realitas perilaku siswa. Temuan tidak terduga menunjukkan ambivalensi emosional guru yang mengalami guilt setelah menggunakan kekerasan. Dampak kekerasan bersifat multidimensional meliputi trauma psikologis siswa, kerusakan relasi guru-siswa, dan kepatuhan berbasis ketakutan yang superfisial. Kekerasan merupakan produk sistemik yang memerlukan transformasi paradigma dari disiplin punitif menuju disiplin positif dan restorative justice yang menghormati hak dan martabat siswa.

References

Ahmadi, A. (2020). Study of criminal psychology in Indonesian literature. International Journal of Criminology

and Sociology, 9, 1285–1291. https://doi.org/10.6000/1929-4409.2020.09.147

American Psychological Association, Zero Tolerance Task Force. (2008). Are zero tolerance policies effective

in the schools? An evidentiary review and recommendations. American Psychological Association.

https://www.apa.org/pubs/info/reports/zero-tolerance.pdf

Delaney-Black, V., Covington, C., Ondersma, S. J., Nordstrom-Klee, B., Templin, T., Ager, J., Janisse, J., & Sokol,

R. J. (2002). Violence exposure, trauma, and IQ and/or reading deficits among urban children.

Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine, 156(3), 280–285.

https://doi.org/10.1001/archpedi.156.3.280

Devries, K. M., Knight, L., Child, J. C., Mirembe, A., Nakuti, J., Jones, R., Sturgess, J., Allen, E., Kyegombe, N.,

Parkes, J., Walakira, E., Elbourne, D., Watts, C., & Naker, D. (2015). The Good School Toolkit for

reducing physical violence from school staff to primary school students: A cluster-randomised

controlled trial in Uganda. The Lancet Global Health, 3(7), e378–e386.

https://doi.org/10.1016/S2214-109X(15)00060-1

Devries, K. M., Child, J. C., Allen, E., Walakira, E., Parkes, J., & Naker, D. (2014). School violence, mental health,

and educational performance in Uganda. Pediatrics, 133(1), e129–e137.

https://doi.org/10.1542/peds.2013-2007

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Supriyadi, D., & Ahmadi, A. . (2026). Kekerasan Sebagai Produk Sistem: Analisis Kegagalan Tata Tertib Sekolah Dalam Membangun Kepatuhan Siswa . Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 115–125. https://doi.org/10.56916/ejip.v5i1.2973

Issue

Section

Articles